Pengikut

Share it

Rabu, 11 Januari 2012

Resum buku "Strategi Pembelajaran bahasa Arab Aktif"

BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Bahasa Arab merupakan bahasa yang secara khusus dipilih Allah SWT untuk menurunkan Al Qur’an. Hal tersebut dapat dimaklumi, karena yang menerima wahyu adalah nabi Muhammad SAW yaitu orang Arab. Meskipun demikian, penggunaan bahasa Arab tersebut tidak terbatas karena nabi Muhammad adalah orang Arab, tetapi tidak terlepas dari keistimewaan bahasa tersebut dibandingkan dengan bahasa-bahasa yang lain. Misalnya saja dalam hal sastra, ternyata keindahan sastra Arab masih lebih unggul dibandingkan dengan bahasa-bahasa lainnya. Sehingga kemukjizatan Al Qur’an diantaranya juga terletak pada keindahan bahasa atau balaghahnya (Ali Al-Hadid, t.t.: 9), ekspresi puitisnya yang sangat khas dan unik, sehingga mampu mengalahkan syair-syair Arab yang pada saat diturunkannya Al Qur’an sudah sangat termasyur.
Pembelajaran bahasa arab di Indonesia dewasa ini semakin meningkat, tidak hanya diajarkan di pesantren-pesantren, madrasah- madrasah mulai tingkat dasar, tingkat menengah sampai perguruan tinggi, tetapi juga pada tingkat pendidikan usia pra sekolah atau pendidikan usia dini. Di sisi lain, proses pembelajaran bahasa Arab di Indonesia pada umumnya masih mengikuti pola-pola lama, padahal kurikulum yang dikembangkan sudah menggunakan kurikulum timgkat satuan pendidikan (KTSP). Salah satu hal yang sangat penting dikembangkan dalam KTSP adalah inovasi strategi pembelajaran yang leih mengarahkan pada keaktifan siswa (active learning) yang berfokus pada empat maharah, yaitu: maharah al-istima’, maharah al-kalam, maharah al-qira’ah, dan maharah al-kitabah.
Dalam dunia pendidikan, khususnya untuk sekolah yang umum, Bahasa Arab merupakan salah satu mata pelajaran yang terdapat dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), sedangkan kalau untuk sekolah madrasah berdiri sendiri-sendiri. Karena PAI dalam pembelajarannya mencakup beberapa aspek, antara lain: ibadah-muamalah, Al Qur’an-Hadist, akidah-akhlak, SKI, dan Bahasa Arab. Aspek-aspek tersebut saling berkaitan satu sama lain. Misalnya saja pada materi Bahasa Arab, Al Qur’an dan hadist, ketiganya saling berkaitan, karena ketiganya menggunakan bahasa Arab. Hal tersebut dijelaskan dala firman Allah SWT, dalam QS. Yusuf: 2
!$¯RÎ) çm»oYø9tRr& $ºRºuäöè% $wŠÎ/ttã öNä3¯=yè©9 šcqè=É)÷ès? ÇËÈ
Sesungguhnya kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.
Berdasarkan pengalaman dari beberapa guru dan hasil evaluasi pembelajaran PAI, khususnya untuk sekolah madrasah dan dalam mata pelajaran Bahasa Arab, ternyata diketahui bahwa sebagian siswa kesulitan dalam memahami materi Bahasa Arab. Hal tersebut bias terjadi, karena dalam proses pembelajaran guru hanya menggunakan metode dan strategi yang begitu saja dari tahun ke tahun, sehingga menjadikan siswa bosan dan sulit memahami. Oleh karena itu, hendaknya seorang guru dalam mengajarkan Bahasa Arab itu menggunakan strategi dan metode yang sesuai.
Apabila setiap guru dalam proses pembelajaran menerapkan pembelajaran yang bersifat aktif dengan menggunakan strategi dan metode yang sesuai, maka pembelajaran pun akan menjadi aktif dan menyenangkan, sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan.
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Ringkasan Isi Buku
Dalam buku yang berjudul “Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Aktif” karya Imam Makruf, S. Ag., M. Pd, yang diterbitkan oleh Need’s Press, setidaknya ada 6 bab. Dimana bab-bab tersebut terdapat sub bab yang berisi penjelasan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan bagaimana belajar Bahasa Arab secara aktif. Bab-bab tersebut antara lain: pertama tentang Bahasa Arab dan ruang lingkupnya, kedua tentang tinjauan umum pembelajaran Bahasa Arab, ketiga tentang paradigma baru pembelajaran Bahasa Arab, keempat tentang pembelajaran aktif, kelima tentang strategi pembelajaran aktif dan keenam tentang media pembelajaran Bahasa Arab.
Keenam bab-bab tersebut akan dijelaskan secara garis besar. Penjelasannya adalah sebagai berikut. Bab pertama, Bahasa Arab merupakan bahasa yang secara khusus dipilih Allah SWT untuk menurunkan Al Qur’an. Bahasa Arab memepunyai keistimewaan dibandingkan dengan bahasa-bahasa yang lain. Misalnya saja dalam hal sastra, ternyata keindahan sastra Arab masih lebih unggul dibandingkan dengan bahasa-bahasa lainnya. Sehingga kemukjizatan Al Qur’an diantaranya juga terletak pada keindahan bahasa atau balaghahnya (Ali Al-Hadid, t.t.: 9). Selain itu, Bahasa Arab mempunyai kelebihan dan kedudukan yang sangat penting, antara lain sebagai bahasa agama, ilmu pengetahuan dan bahasa internasional. Sebagai bahasa agama, Bahasa arab memiliki ikatan erat dengan agama Islam, karena semua ajaran Islam terhimpun dalam Al Qur’an dan dilengkapi dengan penjelasan hadist. Untuk mendalami agama Islam, seseorang harus mempelajari al Qur’an dan hadits. Dan untuk mendalaminya, seseorang harus mempunyai kemampuan Bahasa Arab yang memadai.
Sebagai ilmu pengetahuan, Bahasa Arab menjadi salah satu aspek yang dipelajari dalam hdibuktikan dari kenyataan sejarah. Misalnya saja pada masa kekhalifahan Abbasiyah. Pada saat itu dilakukan penerjemahan buku-buku ilmu pengetahuan dan filsafat Yunani ke dalam Bahasa Arab. Berawal dari itulah, umat islam mengalami kemajuan di bidang ilmu pengetahuan. Bahasa Arab juga sebagai bahasa internasional, karena bahasa Arab tidak hanya digunakan oleh bangsa arab saja, tetapi juga digunakan secara resmi oleh kurang lebih 20 negara yang berada di Asia dan Afrika.
Bab kedua, tinjauan umum pembelajaran Bahasa Arab ini terdiri dari beberapa sub bab, antara lain mengenai beberapa metode pembelajaran Bahasa Arab. Telah banya metode yang digunakan di berbagai negara termasuk dalam mempelajari bahasa Arab. Muh. Ali Al-Khouly (1982: 20) menyebutkan setidaknya ada empat metode, yaitu: metode gramatika dan terjemah, metode langsung, metode audio-lingual dan metode elektrik (campuran). Selain itu, Kalam Ibrahim Badri (t.t.: 10) menambahkan metode membaca, sehingga menjadi lima metode.
Bab ketiga, paradigma baru pembelajaran Bahasa Arab salah satunya dengan menggunakan ICT. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi telah banyak memberikan pengaruh dalam dunia pembelajaran, salah satunya dalam pembelajaran Bahasa Arab. IT dalam Bahasa Arab, digunakan para guru untuk mendapatkan bahan dan alat bantu pengajaran yang tidak terbatas. Hampir seluruh surat kabar dan sumber berita berbahasa Arab dapat dakses lewat internet. Bab keempat, pembelaaran aktif. Dalam pembelajaran aktif, fokus utamanya adalah menciptakan berbagai kondisi yang memungkinkan para siswa dapat menggunakan waktu sebanyak-banyaknya untuk belajar. Para pengajar dalam konsep pembelajaran aktif tidak lagi berperan sebagai satu-satunya sumber ilmu yang melakukan tugasnya untuk mentransfer ilmunya kepada siswa.
Selanjutnya bab kelima, strategi pembelajaran aktif. Dalam kaitannya dengan pembelajaran bahasa Arab, pada bab terdahulu telah dijelaskan tentang beberapa metode pembelajaran aktif. Disamping itu, juga ada beberapa strategi pembelajaran aktif dan dikelompokkan menjadi lima kategori, yaitu strategi pembelajaran istima’, kalam, qira’ah, kitabah dan qawaid. Dan bab yang terakhir (keenam), media pemebelajaran bahasa Arab. Muh. Ahmad Salim (1987: 2) menyebutkan macam-macam media yang dapat digunakan dalam pembelajaran Bahasa Arab, antara lain: laboratorium Bahasa dengan berbagai macamnya, media audio, media visual, media audio-visual dan media pembelajaran program. Dengan adanya media dalam proses pembelajaran Bahasa Arab, diharapkan siswa tidak bosan dan akan lebih aktif, sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai dengan baik.
B.     Kelebihan dan Kelemahan Buku
a)      Kelebihan
1.      Dilengkapi dengan contoh-contoh, strategi pembelajaran dan metode pembelajaran
2.      Dilengkapi dengan kelebihan dan kekurangan dari setiap metode pembelajaran bahasa arab
3.      Menggunakan bahasa yang mudah dipahami
4.      Penyajiannya sistematis
b)      Kelemahan
-          Kurang menarik sehingga terkesan penuh tulisan
-          Lebih banyak menekankan pada strategi belajar bahasa arab bukan bahasa arab itu sendiri
C.     Manfaat
-             Panduan praktis dalam belajar bahasa arab dan menerapkan pembelajaran aktif
-             Sebagai buku referensi guru dan mahasiswa
D.    Metode
a)      Gramatical and Translation Method ( Metode Klasik ) proses pembelajaran ini dengan melakukan analisis terhadap struktur kalimat dari sisi qawaid dan menerjemahkannya. Kelibihanya: lebih menekankan pada kemampuan membaca, menulis dan menerjemah. Menggunakan terjemah sebagau bentuk paling mendasar dalam pembelajaran. Lebih mementingkan pada analisis nahwu dari ungkapan-ungkapan bahasa yang diucapkan. Kekurangan metode ini mengabaikan ketrampilan ucapan ( kalam ) yang merupakan ketrampilan bahasa yang pokok. Banyak menggunakan bahasa ibu. Lebih banyak mementingkan pengajaran ilmu tentang bahasa arab, bukan bahasanya itu sendiri.
b)      Direc Method (Mubasyirah ) Metode langsung berusah mempelajari bahasa arab tidak hanya dari ilmunya, tetapi secara praktis. Mengenalkan bahasa arab seasli mungkin sehingga dalam prosesnya tidak boleh menggunakan bahasa ibu
c)      Reading Method ( Qira’ah ) bertujuan memberikan kemampuan membaca secara mudah kepada siswa agar memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan tentang berbagai bentuk kalimat yang benar.
d)     Audio Lingual Method, menekankan pada pengajaran lewat mendengar dan menirukan sehingga dimungkinkan banyak menggunakan bahasa ibu dalam penjelasannya.
e)      Eclectic Method, Metode Eklektik atau metode campuran muncul sebagai jawaban dari berbaga kelemahan yang ada pada masing-masing metoda. Metode ini merupakan gabungan dai metode yang terdahulu.
BAB III
PENUTUP
A.    Saran
a)            Semoga buku ini bermanfaat bagi Guru maupun yang ingin belajar bahasa arab
b)            Buku ini dianjurkan untuk dibaca bagi para guru dll
c)            Setelah membaca buku ini, diharapkan dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa arab dan memberikan variasi atau pengembangan sendiri sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi

B.     Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat penulis simpulkan dari resum buku ini adalah bahwa pembelajaran baha Arab akan lebih mudah dipahami siswa dan terasa menyenangkan, apabila dalam proses pembelajarannya dilakukan dengan strategi dan metode yang bersifat aktif. Dalam buku ini terdapat beberapan strategi dan metode belajar bahasa Arab secara aktif dan menyenangkan. Buku ini sebaiknya menjadi buku pegangan bagi calon/ guru PAI dalam melakukan pembelajaran bahasa Arab di sekolah/ madrasah.

1 komentar:

  1. Assalamualakum
    menyediakan buku-buku referensi PBA S1 S2 S3

    zur..
    http://www.taufiqslow.com/2014/05/tempat-referensi-buku-buku-pendidikan.html

    syukron

    BalasHapus

Rabu, 11 Januari 2012

Resum buku "Strategi Pembelajaran bahasa Arab Aktif"

BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Bahasa Arab merupakan bahasa yang secara khusus dipilih Allah SWT untuk menurunkan Al Qur’an. Hal tersebut dapat dimaklumi, karena yang menerima wahyu adalah nabi Muhammad SAW yaitu orang Arab. Meskipun demikian, penggunaan bahasa Arab tersebut tidak terbatas karena nabi Muhammad adalah orang Arab, tetapi tidak terlepas dari keistimewaan bahasa tersebut dibandingkan dengan bahasa-bahasa yang lain. Misalnya saja dalam hal sastra, ternyata keindahan sastra Arab masih lebih unggul dibandingkan dengan bahasa-bahasa lainnya. Sehingga kemukjizatan Al Qur’an diantaranya juga terletak pada keindahan bahasa atau balaghahnya (Ali Al-Hadid, t.t.: 9), ekspresi puitisnya yang sangat khas dan unik, sehingga mampu mengalahkan syair-syair Arab yang pada saat diturunkannya Al Qur’an sudah sangat termasyur.
Pembelajaran bahasa arab di Indonesia dewasa ini semakin meningkat, tidak hanya diajarkan di pesantren-pesantren, madrasah- madrasah mulai tingkat dasar, tingkat menengah sampai perguruan tinggi, tetapi juga pada tingkat pendidikan usia pra sekolah atau pendidikan usia dini. Di sisi lain, proses pembelajaran bahasa Arab di Indonesia pada umumnya masih mengikuti pola-pola lama, padahal kurikulum yang dikembangkan sudah menggunakan kurikulum timgkat satuan pendidikan (KTSP). Salah satu hal yang sangat penting dikembangkan dalam KTSP adalah inovasi strategi pembelajaran yang leih mengarahkan pada keaktifan siswa (active learning) yang berfokus pada empat maharah, yaitu: maharah al-istima’, maharah al-kalam, maharah al-qira’ah, dan maharah al-kitabah.
Dalam dunia pendidikan, khususnya untuk sekolah yang umum, Bahasa Arab merupakan salah satu mata pelajaran yang terdapat dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), sedangkan kalau untuk sekolah madrasah berdiri sendiri-sendiri. Karena PAI dalam pembelajarannya mencakup beberapa aspek, antara lain: ibadah-muamalah, Al Qur’an-Hadist, akidah-akhlak, SKI, dan Bahasa Arab. Aspek-aspek tersebut saling berkaitan satu sama lain. Misalnya saja pada materi Bahasa Arab, Al Qur’an dan hadist, ketiganya saling berkaitan, karena ketiganya menggunakan bahasa Arab. Hal tersebut dijelaskan dala firman Allah SWT, dalam QS. Yusuf: 2
!$¯RÎ) çm»oYø9tRr& $ºRºuäöè% $wŠÎ/ttã öNä3¯=yè©9 šcqè=É)÷ès? ÇËÈ
Sesungguhnya kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.
Berdasarkan pengalaman dari beberapa guru dan hasil evaluasi pembelajaran PAI, khususnya untuk sekolah madrasah dan dalam mata pelajaran Bahasa Arab, ternyata diketahui bahwa sebagian siswa kesulitan dalam memahami materi Bahasa Arab. Hal tersebut bias terjadi, karena dalam proses pembelajaran guru hanya menggunakan metode dan strategi yang begitu saja dari tahun ke tahun, sehingga menjadikan siswa bosan dan sulit memahami. Oleh karena itu, hendaknya seorang guru dalam mengajarkan Bahasa Arab itu menggunakan strategi dan metode yang sesuai.
Apabila setiap guru dalam proses pembelajaran menerapkan pembelajaran yang bersifat aktif dengan menggunakan strategi dan metode yang sesuai, maka pembelajaran pun akan menjadi aktif dan menyenangkan, sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan.
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Ringkasan Isi Buku
Dalam buku yang berjudul “Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Aktif” karya Imam Makruf, S. Ag., M. Pd, yang diterbitkan oleh Need’s Press, setidaknya ada 6 bab. Dimana bab-bab tersebut terdapat sub bab yang berisi penjelasan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan bagaimana belajar Bahasa Arab secara aktif. Bab-bab tersebut antara lain: pertama tentang Bahasa Arab dan ruang lingkupnya, kedua tentang tinjauan umum pembelajaran Bahasa Arab, ketiga tentang paradigma baru pembelajaran Bahasa Arab, keempat tentang pembelajaran aktif, kelima tentang strategi pembelajaran aktif dan keenam tentang media pembelajaran Bahasa Arab.
Keenam bab-bab tersebut akan dijelaskan secara garis besar. Penjelasannya adalah sebagai berikut. Bab pertama, Bahasa Arab merupakan bahasa yang secara khusus dipilih Allah SWT untuk menurunkan Al Qur’an. Bahasa Arab memepunyai keistimewaan dibandingkan dengan bahasa-bahasa yang lain. Misalnya saja dalam hal sastra, ternyata keindahan sastra Arab masih lebih unggul dibandingkan dengan bahasa-bahasa lainnya. Sehingga kemukjizatan Al Qur’an diantaranya juga terletak pada keindahan bahasa atau balaghahnya (Ali Al-Hadid, t.t.: 9). Selain itu, Bahasa Arab mempunyai kelebihan dan kedudukan yang sangat penting, antara lain sebagai bahasa agama, ilmu pengetahuan dan bahasa internasional. Sebagai bahasa agama, Bahasa arab memiliki ikatan erat dengan agama Islam, karena semua ajaran Islam terhimpun dalam Al Qur’an dan dilengkapi dengan penjelasan hadist. Untuk mendalami agama Islam, seseorang harus mempelajari al Qur’an dan hadits. Dan untuk mendalaminya, seseorang harus mempunyai kemampuan Bahasa Arab yang memadai.
Sebagai ilmu pengetahuan, Bahasa Arab menjadi salah satu aspek yang dipelajari dalam hdibuktikan dari kenyataan sejarah. Misalnya saja pada masa kekhalifahan Abbasiyah. Pada saat itu dilakukan penerjemahan buku-buku ilmu pengetahuan dan filsafat Yunani ke dalam Bahasa Arab. Berawal dari itulah, umat islam mengalami kemajuan di bidang ilmu pengetahuan. Bahasa Arab juga sebagai bahasa internasional, karena bahasa Arab tidak hanya digunakan oleh bangsa arab saja, tetapi juga digunakan secara resmi oleh kurang lebih 20 negara yang berada di Asia dan Afrika.
Bab kedua, tinjauan umum pembelajaran Bahasa Arab ini terdiri dari beberapa sub bab, antara lain mengenai beberapa metode pembelajaran Bahasa Arab. Telah banya metode yang digunakan di berbagai negara termasuk dalam mempelajari bahasa Arab. Muh. Ali Al-Khouly (1982: 20) menyebutkan setidaknya ada empat metode, yaitu: metode gramatika dan terjemah, metode langsung, metode audio-lingual dan metode elektrik (campuran). Selain itu, Kalam Ibrahim Badri (t.t.: 10) menambahkan metode membaca, sehingga menjadi lima metode.
Bab ketiga, paradigma baru pembelajaran Bahasa Arab salah satunya dengan menggunakan ICT. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi telah banyak memberikan pengaruh dalam dunia pembelajaran, salah satunya dalam pembelajaran Bahasa Arab. IT dalam Bahasa Arab, digunakan para guru untuk mendapatkan bahan dan alat bantu pengajaran yang tidak terbatas. Hampir seluruh surat kabar dan sumber berita berbahasa Arab dapat dakses lewat internet. Bab keempat, pembelaaran aktif. Dalam pembelajaran aktif, fokus utamanya adalah menciptakan berbagai kondisi yang memungkinkan para siswa dapat menggunakan waktu sebanyak-banyaknya untuk belajar. Para pengajar dalam konsep pembelajaran aktif tidak lagi berperan sebagai satu-satunya sumber ilmu yang melakukan tugasnya untuk mentransfer ilmunya kepada siswa.
Selanjutnya bab kelima, strategi pembelajaran aktif. Dalam kaitannya dengan pembelajaran bahasa Arab, pada bab terdahulu telah dijelaskan tentang beberapa metode pembelajaran aktif. Disamping itu, juga ada beberapa strategi pembelajaran aktif dan dikelompokkan menjadi lima kategori, yaitu strategi pembelajaran istima’, kalam, qira’ah, kitabah dan qawaid. Dan bab yang terakhir (keenam), media pemebelajaran bahasa Arab. Muh. Ahmad Salim (1987: 2) menyebutkan macam-macam media yang dapat digunakan dalam pembelajaran Bahasa Arab, antara lain: laboratorium Bahasa dengan berbagai macamnya, media audio, media visual, media audio-visual dan media pembelajaran program. Dengan adanya media dalam proses pembelajaran Bahasa Arab, diharapkan siswa tidak bosan dan akan lebih aktif, sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai dengan baik.
B.     Kelebihan dan Kelemahan Buku
a)      Kelebihan
1.      Dilengkapi dengan contoh-contoh, strategi pembelajaran dan metode pembelajaran
2.      Dilengkapi dengan kelebihan dan kekurangan dari setiap metode pembelajaran bahasa arab
3.      Menggunakan bahasa yang mudah dipahami
4.      Penyajiannya sistematis
b)      Kelemahan
-          Kurang menarik sehingga terkesan penuh tulisan
-          Lebih banyak menekankan pada strategi belajar bahasa arab bukan bahasa arab itu sendiri
C.     Manfaat
-             Panduan praktis dalam belajar bahasa arab dan menerapkan pembelajaran aktif
-             Sebagai buku referensi guru dan mahasiswa
D.    Metode
a)      Gramatical and Translation Method ( Metode Klasik ) proses pembelajaran ini dengan melakukan analisis terhadap struktur kalimat dari sisi qawaid dan menerjemahkannya. Kelibihanya: lebih menekankan pada kemampuan membaca, menulis dan menerjemah. Menggunakan terjemah sebagau bentuk paling mendasar dalam pembelajaran. Lebih mementingkan pada analisis nahwu dari ungkapan-ungkapan bahasa yang diucapkan. Kekurangan metode ini mengabaikan ketrampilan ucapan ( kalam ) yang merupakan ketrampilan bahasa yang pokok. Banyak menggunakan bahasa ibu. Lebih banyak mementingkan pengajaran ilmu tentang bahasa arab, bukan bahasanya itu sendiri.
b)      Direc Method (Mubasyirah ) Metode langsung berusah mempelajari bahasa arab tidak hanya dari ilmunya, tetapi secara praktis. Mengenalkan bahasa arab seasli mungkin sehingga dalam prosesnya tidak boleh menggunakan bahasa ibu
c)      Reading Method ( Qira’ah ) bertujuan memberikan kemampuan membaca secara mudah kepada siswa agar memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan tentang berbagai bentuk kalimat yang benar.
d)     Audio Lingual Method, menekankan pada pengajaran lewat mendengar dan menirukan sehingga dimungkinkan banyak menggunakan bahasa ibu dalam penjelasannya.
e)      Eclectic Method, Metode Eklektik atau metode campuran muncul sebagai jawaban dari berbaga kelemahan yang ada pada masing-masing metoda. Metode ini merupakan gabungan dai metode yang terdahulu.
BAB III
PENUTUP
A.    Saran
a)            Semoga buku ini bermanfaat bagi Guru maupun yang ingin belajar bahasa arab
b)            Buku ini dianjurkan untuk dibaca bagi para guru dll
c)            Setelah membaca buku ini, diharapkan dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa arab dan memberikan variasi atau pengembangan sendiri sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi

B.     Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat penulis simpulkan dari resum buku ini adalah bahwa pembelajaran baha Arab akan lebih mudah dipahami siswa dan terasa menyenangkan, apabila dalam proses pembelajarannya dilakukan dengan strategi dan metode yang bersifat aktif. Dalam buku ini terdapat beberapan strategi dan metode belajar bahasa Arab secara aktif dan menyenangkan. Buku ini sebaiknya menjadi buku pegangan bagi calon/ guru PAI dalam melakukan pembelajaran bahasa Arab di sekolah/ madrasah.

1 komentar:

  1. Assalamualakum
    menyediakan buku-buku referensi PBA S1 S2 S3

    zur..
    http://www.taufiqslow.com/2014/05/tempat-referensi-buku-buku-pendidikan.html

    syukron

    BalasHapus